titik hujan mulai turun sedikit demi sedikit
membasahi pelataran tempat aku berdiri
tik…tik…tik……
basah sudah daun puring yang berwarna kuning
juga bunga soka yang mulai merekah
pelataran tak ada lagi yang kering
semua basah……
semakin lama tempatku berpijakpun tak ada
sepatuku basah …..
tenggelam dalam genangan air yang menutupi pelataran
semata kaki….
sebetis…..
selutut…….
begitu cepat……
sampai aku tak mampu beranjak pergi
apalagi berlari
aku semakin tenggelam….
tenggelam dalam dinginnya air hujan
yang ternyata mampu melumpuhkanku
air yang semula berupa….
tik….tik….tik…..
dan suara itu sangat kusuka….
aku suka hujan……
ternyata….
mampu menenggelamkan aku dalam lautannya
I luv RAIN
Dibawah rindang cahay senja.
Aku telah menjelma menjadi rintik hujan.